7 Kesalahan Fatal Saat Membeli Karpet Lantai yang Bikin Rugi Jutaan Rupiah

Karpet roll Rp 850.000 per meter itu rusak dalam enam bulan. Gepeng di area depan lift, tidak bisa “bangun” lagi. Sementara karpet tile Rp 45.000 di kafe sebelahnya — yang saya pasang tiga tahun lalu — masih mulus, bahkan setelah ribuan pengunjung menginjak setiap hari.

Bedanya bukan di harga. Bedanya ada di empat hal yang pembeli SELALU lewatkan. Kami melihat pola yang sama: banyak orang fokus ke warna dan tekstur cantik, tapi melewatkan begitu saja spesifikasi yang jauh lebih penting.

Ini bukan salah penjual. Ini salah kita yang tidak tahu harus tanya apa.

Artikel ini khusus untuk Anda yang mau beli karpet tapi takut salah pilih — atau sudah pernah salah dan tidak mau terulang. Saya akan tunjukkan tujuh kesalahan paling mahal yang sering terjadi, plus cara hindarinya dengan data spesifik.

Kesalahan 1: Pilih Karpet Berdasarkan Harga per Meter Saja

“Mas, ada karpet yang lebih murah nggak? Yang ini Rp 400 ribu, kemahalan.”

Customer saya di Malang nyaris beli karpet broadloom Rp 250.000 per meter untuk kantor start-up mereka. Luasnya 60 m². Hemat Rp 9 juta di awal, kan?

Saya tanya: “Berapa orang lalu-lalang per hari?”

“Kira-kira 40-an, soalnya open-space.”

Itu sekitar 160 injakan per hari (40 orang × 4 perjalanan rata-rata ke pantry/toilet). Dalam setahun: 58.400 injakan. Karpet broadloom dengan face weight 28 oz/yd² (standar residential) mulai gepeng di bulan ke-8 untuk traffic seperti ini.

Artinya tahun depan ganti lagi Rp 15 juta. Total dua tahun: Rp 24 juta.

Kalau dari awal beli karpet tile commercial-grade Rp 400.000/m² dengan face weight 40 oz dan modular backing, cost two-year cuma Rp 24 juta sekali — tapi tahan 5-7 tahun. Per tahun cuma Rp 3,4-4,8 juta. Lebih murah.

Aturan main:

  • Residential (rumah, <10 injakan/hari): Rp 150.000-350.000/m², face weight min 32 oz
  • Light commercial (kantor kecil, kafe, 50-100 injakan/hari): Rp 300.000-500.000/m², face weight min 40 oz
  • Heavy commercial (lobby, hotel, >200 injakan/hari): Rp 500.000-900.000/m², face weight 50+ oz

Harga per meter bukan indikator. Yang penting: harga per tahun pemakaian.

Kesalahan 2: Lupa Tanya Face Weight dan Density

Brosur karpet jarang mencantumkan face weight. Sales juga jarang tahu. Akibatnya, pembeli fokus ke “tebal” — padahal tebal tidak selalu padat.

Face weight = berat serat per yard persegi. Ini indikator kepadatan.

Saya pernah lihat customer bawa brosur karpet dengan klaim “Tebal 12mm! Premium!” — tapi face weight cuma 24 oz/yd². Itu tipis banget sebenarnya, cuma dikasih backing tebal biar keliatan mewah. Begitu dipijak berulang kali, serat cepat rata.

Customer lain beli karpet 8mm tapi face weight 42 oz — ini padat, dan tahan lama.

Cara cek di toko:

  1. Minta spesifikasi teknis (technical datasheet) — biasanya ada PDF dari manufacturer 2. Cari angka “face weight” atau “pile weight” (dalam oz/yd² atau gram/m²) 3. Kalau tidak ada, tanyakan langsung: “Berapa face weight-nya?” 4. Kalau sales tidak tahu, RED FLAG — jangan beli produk yang spesifikasinya tidak jelas

Guideline face weight:

  • <28 oz/yd²: Jangan beli untuk area traffic, akan gepeng dalam <1 tahun
  • 28-35 oz/yd²: OK untuk bedroom, ruang baca
  • 36-42 oz/yd²: Zona tengah (living room, home office, kantor kecil)
  • 42-50 oz/yd²: Commercial (kantor open-space, ruang meeting berulang)
  • 50+ oz/yd²: Heavy duty (hotel corridor, event space, lobby)

Saya punya customer coworking space di Surabaya yang ganti karpet empat kali dalam tiga tahun karena terus beli yang murah dengan face weight <30 oz. Akhirnya baru paham: total cost mereka Rp 32 juta, padahal kalau dari awal beli yang 42 oz cuma Rp 18 juta sekali.

Kesalahan 3: Tidak Cocokkan Jenis Backing dengan Lantai Dasar

Backing adalah lapisan bawah karpet yang menempel ke lantai. Ini yang menentukan apakah karpet Anda akan bergeser, bergelombang, atau bahkan berjamur.

Bulan lalu ada customer komplain karpet ruang tamu mereka “muncul gelombang setelah 3 bulan.” Saya cek: mereka pasang karpet dengan woven backing (jute) di lantai keramik licin, tanpa underlayment. Ya jelas bergeser.

Tiga jenis backing utama:

Jute Backing (Natural Fiber)

  • Kelebihan: breathable, eco-friendly, suara step jadi lembut
  • Kelemahan: bisa menyerap air → berisiko jamur kalau lantai lembab
  • Cocok untuk: kayu, vinyl, lantai kering
  • Tidak cocok untuk: basement, area lembab, lantai keramik dingin

Synthetic Backing (Polypropylene/PVC)

  • Kelebihan: tahan air, tidak menyerap kelembaban
  • Kelemahan: kurang breathable, bisa “hot” kalau kena AC langsung
  • Cocok untuk: lantai keramik, area rawan tumpahan (pantry, dekat wastafel)
  • Saya sarankan ini untuk kantor Indonesia yang AC 24/7

Modular Backing (untuk karpet tile)

  • Ada sistem interlocking atau peel-and-stick
  • Kelebihan: kalau satu tile rusak, ganti satu saja — tidak perlu bongkar semua
  • Cocok untuk: commercial space, area high-traffic, kantor yang sering ganti layout

TRAP yang sering terjadi:

Orang beli karpet jute backing untuk kantor ber-AC dengan lantai keramik. Setelah 6 bulan: karpet mulai “ngambang” (tidak nempel sempurna) karena perbedaan suhu lantai dingin vs AC → jute mengkerut sedikit. Hasilnya gelombang kecil di tengah ruangan.

Solusinya: selalu pakai underlayment (lapisan tipis karet/busa antara karpet dan lantai) kalau pakai jute backing di lantai keras. Atau, langsung pilih synthetic backing kalau tidak mau ribet.

Fakta Mengejutkan Tentang Karpet

📊 DATA INDUSTRI: Menurut riset Carpet and Rug Institute (2024), 68% kerusakan karpet komersial BUKAN karena kualitas produk — tapi salah pilih spesifikasi untuk jenis traffic.

Artinya karpet “jelek” yang Anda beli kemungkinan TIDAK jelek. Anda cuma menempatkan karpet residential di zona commercial. Atau karpet pile-tinggi di area yang seharusnya pakai loop-pile.

Ini bukan kesalahan manufacturer. Ini mismatch antara produk dan use-case.

Kesalahan 4: Abaikan Jenis Pile (Serat) — Semua Dianggap Sama

Pile adalah serat yang kelihatan di permukaan karpet. Ada tiga jenis utama, dan TIDAK bisa dipakai semua situasi.

Cut Pile (Serat Dipotong, Ujung Berdiri)

  • Tampilan: lembut, plush, mewah
  • Kelebihan: nyaman untuk kaki telanjang, hangat
  • Kelemahan: jejak kaki dan vacuum mark keliatan jelas, serat bisa “flatten” kalau traffic tinggi
  • Cocok untuk: bedroom, ruang keluarga rumah, area low-traffic
  • Contoh product line: saxony, frieze, plush

Saya punya customer pasang cut pile di koridor kantor. Dalam 4 bulan, jalur jalan dari pintu masuk ke pantry kelihatan “jalan setapak” — warna lebih gelap, serat rata. Itu karena cut pile tidak dirancang untuk traffic berulang satu jalur.

Loop Pile (Serat Membentuk Loop, Tidak Dipotong)

  • Tampilan: tekstur berstruktur, tidak se-lembut cut pile
  • Kelebihan: SANGAT tahan lama, jejak kaki hampir tidak kelihatan, mudah dibersihkan
  • Kelemahan: kurang nyaman untuk duduk/berbaring, bisa “snag” (tersangkut benda tajam)
  • Cocok untuk: kantor, commercial space, area high-traffic, basement
  • Contoh: berber, level loop

Kafe langganan saya pakai loop pile di seluruh area. Sudah 5 tahun, masih terlihat baru — padahal ratusan orang injak setiap hari.

Cut-and-Loop (Kombinasi)

  • Mix dua teknik di atas untuk buat pola (pattern)
  • Kelebihan: estetis, bisa sembunyikan noda dengan pola
  • Kelemahan: lebih mahal, susah matching kalau perlu patch
  • Cocok untuk: hotel, area semi-formal yang butuh visual menarik

Aturan praktis:

  • Rumah: cut pile OK
  • Kantor/komersial: loop pile atau cut-and-loop
  • Area lembab (basement, pantry): loop pile (mudah kering)

Kesalahan 5: Tidak Menghitung Biaya Underlayment, Instalasi, dan Trim

Karpet Rp 300.000/m² keliatan murah. Tapi setelah tambah underlayment Rp 50.000/m², instalasi Rp 75.000/m², dan trim/seaming Rp 25.000/m² → total jadi Rp 450.000/m².

Banyak yang kaget saat terima invoice akhir.

Breakdown cost realistis untuk karpet broadloom (60 m²):

Kalau budget Anda Rp 25 juta, Anda perlu cari karpet dengan harga maksimal Rp 265.000/m² — bukan Rp 350.000.

Tips:

  1. Selalu tanya “all-in price” sebelum order 2. Underlayment WAJIB (jangan skip demi hemat) — ini yang bikin karpet awet dan nyaman
  2. Untuk area kecil atau budget ketat, pertimbangkan karpet tile yang bisa DIY install → hemat biaya pasang

Saya bantu customer home-office 20 m² pakai karpet tile peel-and-stick. Mereka pasang sendiri dalam 4 jam, hemat Rp 1,6 juta instalasi fee. Hasilnya rapi, dan kalau ada tile rusak, tinggal ganti satu (Rp 45.000) tanpa bongkar semua.

Kesalahan 6: Beli Warna Gelap untuk Sembunyikan Noda

“Saya mau yang warna gelap biar kotor nggak keliatan.”

Logikanya benar. Tapi praktiknya? Warna gelap justru menunjukkan debu putih, serat hewan peliharaan, dan lint lebih jelas.

Customer saya beli karpet navy blue untuk ruang meeting kantor coworking. Setelah 2 minggu, mereka komplain: “Kok kelihatan kotor terus ya, padahal sudah di-vacuum tiap hari?”

Saya cek: yang nempel bukan noda, tapi debu halus, serpihan kertas, dan serat dari pakaian — semua berwarna terang, kontras banget sama biru tua.

Warna terbaik untuk sembunyikan kotoran sehari-hari:

Medium gray (abu sedang) → debu dan noda menyatu

Beige with fleck (krem dengan bintik-bintik cokelat/abu) → pola sembunyikan imperfection

Taupe (abu-cokelat) → netral, kotoran tidak kontras

Hindari:

  • Putih/krem polos → noda apapun langsung keliatan
  • Hitam/navy → debu dan lint sangat kontras
  • Merah/ungu tua → perubahan warna akibat sunlight fade terlihat dramatis

Saya selalu sarankan customer lihat sample karpet dengan lighting natural (bawa ke dekat jendela) DAN lighting ruangan (lampu LED kantor). Warna bisa beda banget tergantung cahaya.

Kesalahan 7: Tidak Siapkan Maintenance Plan Sejak Awal

Karpet bukan beli-pasang-lupa. Karpet butuh maintenance rutin, dan kebanyakan orang baru sadar setelah karpet mulai bau atau berubah warna.

Realita: Vacuum 1x seminggu TIDAK cukup untuk karpet komersial. Standar industri: vacuum 3-5x seminggu untuk medium-traffic area, plus deep-clean setiap 6-12 bulan.

Klien hotel saya di Batu kehilangan garansi manufacturer karpet karena tidak bisa tunjukkan log maintenance. Manufacturer butuh bukti karpet di-vacuum rutin dan deep-clean setiap 6 bulan. Tanpa itu, claim warranty ditolak — padahal karpet baru 14 bulan dan mulai kusam.

Maintenance plan minimum:

Harian (high-traffic only): Spot-clean tumpahan segera (jangan tunggu kering)

3-5x/minggu: Vacuum dengan HEPA filter (jangan pakai sapu — malah dorong debu masuk ke backing)

Bulanan: Cek area high-wear (depan pintu, koridor) untuk tanda flattening

6 bulan sekali: Deep-clean pakai hot water extraction (bukan steam cleaner biasa)

Tahunan: Inspect seam dan trim, re-stretch kalau mulai gelombang

Cost maintenance tahunan (60 m²):

  • Vacuum 3x/minggu (outsource): Rp 150.000/bulan = Rp 1.800.000/tahun
  • Deep-clean 2x/tahun: Rp 30.000/m² × 2 = Rp 3.600.000/tahun

Total: Rp 5.400.000/tahun (atau Rp 90.000/m²/tahun)

Itu 15-20% dari harga karpet per tahun. Kalau Anda tidak siap dengan cost ini, pertimbangkan alternatif flooring (vinyl plank, keramik motif kayu) yang maintenance-nya lebih murah.

Bonus: Tool Sederhana untuk Hitung Budget Realistis

Sebelum ke toko atau hubungi vendor, hitung dulu budget all-in Anda:

Formula:

“` Budget Total = Luas (m²) × [Harga Karpet + Rp 170.000] “`

Rp 170.000 adalah average cost underlayment + instalasi + trim di Jawa Timur (2026).

Contoh:

  • Luas: 40 m²
  • Budget: Rp 20 juta
  • Harga karpet maksimal: (Rp 20.000.000 ÷ 40) – Rp 170.000 = Rp 330.000/m²

Jadi Anda bisa cari karpet range Rp 250.000-330.000/m² dan masih aman dalam budget Rp 20 juta all-in.

Beli Karpet Pakai Data, Bukan Feeling

Kembali ke karpet Rp 850.000 yang rusak dalam 6 bulan di opening artikel ini.

Masalahnya bukan harga mahal. Masalahnya customer itu beli cut-pile residential karpet (face weight 32 oz) untuk lobby kantor dengan traffic 200+ orang/hari. Salah tempat.

Seharusnya: loop-pile commercial dengan face weight minimum 48 oz dan synthetic backing.

Harga karpet yang benar untuk use-case itu: Rp 550.000-650.000/m². Lebih murah dari yang mereka beli, tapi spesifikasinya TEPAT. Dan itu yang bertahan 6+ tahun, bukan 6 bulan.

Tujuh kesalahan di atas bisa dihindari dengan satu kebiasaan: tanyakan spesifikasi teknis SEBELUM lihat warna dan desain. Face weight berapa? Jenis backing apa? Pile-nya cut atau loop? Cocok untuk traffic berapa orang per hari?

Sales yang bagus akan bisa jawab semua itu. Kalau tidak bisa jawab, cari toko lain.

Dan kalau Anda butuh konsultasi spesifik untuk project Anda (kantor, hotel, rumah), Decorindo Perkasa, bisa bantu analisa gratis. Kami akan memberikan penjelasan detail dengan rekomendasi produk yang pas.

Karpet yang tepat bukan yang paling mahal atau paling murah. Karpet yang tepat adalah yang match dengan use-case Anda — dan bertahan sampai 5-7 tahun tanpa ganti.

Rp 850.000 yang sia-sia vs Rp 550.000 yang awet. Pilihan ada di tangan Anda.

FAQ

Q: Apakah karpet tile lebih murah dari karpet roll?

A: Harga per m² biasanya mirip atau sedikit lebih mahal (Rp 350.000-500.000 untuk commercial grade). Tapi karpet tile hemat di instalasi (bisa DIY) dan maintenance (ganti per tile, bukan seluruh area). Long-term cost of ownership-nya lebih rendah.

Q: Berapa lama umur karpet yang bagus?

A: Tergantung traffic dan maintenance. Residential: 10-15 tahun. Light commercial: 7-10 tahun. Heavy commercial: 5-7 tahun. Kalau maintenance buruk, umur bisa turun 40-50%.

Q: Apakah karpet bisa dipasang di atas lantai vinyl atau keramik tanpa bongkar?

A: Bisa. Malah lebih mudah karena lantai sudah rata. Pakai underlayment tipis (3-6mm) dan pastikan lantai bersih dari debu/minyak sebelum pasang.

Q: Karpet anti-alergi itu nyata atau marketing gimmick?

A: Nyata kalau ada sertifikasi (misal CRI Green Label Plus atau OEKO-TEX). Karpet dengan low-VOC emission dan anti-microbial treatment bisa kurangi allergen. Tapi tetap harus di-vacuum rutin — karpet yang jarang dibersihkan tetap jadi sarang debu apapun labelnya.

Q: Kalau budget terbatas, mending karpet murah atau vinyl motif kayu?

A: Kalau traffic medium-high (kantor, kafe), saya lebih sarankan vinyl plank atau SPC flooring. Maintenance lebih murah, umur lebih panjang, dan secara total cost 5 tahun bisa lebih hemat. Karpet murah di area traffic tinggi = ganti tiap 1-2 tahun, tidak worth it.

ARTIKEL TERKAIT

PRODUK TERKAIT (KARPET)

Karpet Roll

Bristol

268.000 per m2 5 ML Terjual 0

Karpet Tile

Ricotta Plus

349.000 per m2 51 Box Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Radisson

Harga aslinya adalah: 366.000.Harga saat ini adalah: 361.000. per m2 103 Box Terjual 0

Karpet Tile

Baikal

346.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Barcelona

491.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Roll

Legend

276.000 per m2 36 ML Terjual 0

Karpet Tile

Michigan

319.000 per m2 25 Box Terjual 0

Karpet Tile

Timeless Gayo

492.000 per m2 8 Box Terjual 0

Karpet Tile

Southern Cross

366.000 per m2 85 Box Terjual 5(1)

Karpet Roll

Murano

389.000 per m2 54 ML Terjual 0

Karpet Tile

Gray Matter

410.000 per m2 10 Box Terjual 0

Karpet Tile

Clarient

346.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Tuscany

389.000 per m2 33 ML Terjual 0

Karpet Tile

Covina

392.000 per m2 15 Box Terjual 0

Karpet Roll

Mile Stone

272.000 per m2 60 ML Terjual 0

Karpet Roll

Nobu

390.000 per m2 2 ML Terjual 0

Karpet Roll

Vogue

460.000 per m2 155 ML Terjual 0

Karpet Tile

Bellini

366.000 per m2 142 Box Terjual 0

Karpet Roll

Monte Carlo

342.000 per m2 33 ML Terjual 0

Karpet Tile

Colorado

319.000 per m2 33 Box Terjual 0

Karpet Roll

Salazar

390.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Eco Plus

492.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Tile

Key Stone

492.000 per m2 32 Box Terjual 0

Karpet Tile

Firestorm

366.000 per m2 283 Box Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Accent

Harga aslinya adalah: 262.000.Harga saat ini adalah: 252.000. per m2 174 Box Terjual 0

Karpet Tile

Aspire

501.000 per m2 10 Box Terjual 0

Karpet Bludru

Karpet Benua

22.000 per m2 1.7rb ML Terjual 0
Obral!

Aksesoris Karpet

Underlayer Foam

Harga aslinya adalah: 91.000.Harga saat ini adalah: 85.000. per m2 1.3rb ML Terjual 5(3)

Karpet Tile

Taurus

431.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Tile

Mont Blanc

410.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Verona

389.000 per m2 5 ML Terjual 0

Karpet Tile

Space X

410.000 per m2 63 Box Terjual 0

Karpet Roll

Crest

390.000 per m2 37 ML Terjual 0

Karpet Tile

Metropolitan

366.000 per m2 46 Box Terjual 0

Karpet Roll

Swiss

386.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Roll

Diamond

430.000 per m2 37 ML Terjual 0

Karpet Roll

Sweden

617.000 per m2 65 ML Terjual 0

Karpet Tile

Caspian

366.000 per m2 34 Box Terjual 0

Karpet Tile

Hyde Park

366.000 per m2 27 Box Terjual 0
Obral!

Karpet Roll

Monaco

Harga aslinya adalah: 342.000.Harga saat ini adalah: 320.000. per m2 571 ML Terjual 0

Karpet Roll

New Tango

213.000 per m2 3 ML Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Stanford

Harga aslinya adalah: 366.000.Harga saat ini adalah: 361.000. per m2 307 Box Terjual 5(1)

Karpet Tile

Color Space

392.000 per m2 98 Box Terjual 0

Karpet Tile

Garuda Heritage

492.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Trident

390.000 per m2 32 ML Terjual 0
Obral!

Karpet Roll

Crown

Harga aslinya adalah: 115.000.Harga saat ini adalah: 110.000. per m2 3.7rb ML Terjual 4.8(14)

Karpet Tile

California Stripes

319.000 per m2 159 Box Terjual 0

Karpet Tile

Atria

346.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Malta

549.000 per m2 0 ML Terjual 0

Aksesoris Karpet

Lis Pancing Alumunium

40.000 per pcs 499 Pcs Terjual 5(1)

Karpet Roll

Bandung

88.000 per m2 158 ML Terjual 5(1)

Karpet Tile

Aquarius

431.000 per m2 3 Box Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Galaxy

Harga aslinya adalah: 287.000.Harga saat ini adalah: 235.000. per m2 190 Box Terjual 0

Karpet Tile

Pacific

319.000 per m2 55 Box Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Bravo

Harga aslinya adalah: 260.000.Harga saat ini adalah: 255.000. per m2 2.6rb Box Terjual 4.8(9)

Karpet Roll

Riverside

281.000 per m2 376 ML Terjual 0

Karpet Tile

Mont Mart

366.000 per m2 43 Box Terjual 0

Karpet Tile

Centaur

431.000 per m2 8 Box Terjual 0

Karpet Roll

Windmill

390.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Art Sign

319.000 per m2 26 Box Terjual 0

Karpet Roll

Eclipse

214.000 per m2 86 ML Terjual 0

Karpet Tile

Akalin

392.000 per m2 17 Box Terjual 0

Karpet Tile

Toscana

366.000 per m2 58 Box Terjual 0

Karpet Roll

Venetia

389.000 per m2 55 ML Terjual 5(1)

Karpet Roll

Aberdeen

420.000 per m2 25 ML Terjual 0

Karpet Roll

New Checkmate

163.000 per m2 31 ML Terjual 0

Karpet Roll

Giovanni

460.000 per m2 86 ML Terjual 0

Karpet Roll

Innova

389.000 per m2 14 ML Terjual 0
Obral!

Karpet Tile

Infinite

Harga aslinya adalah: 319.000.Harga saat ini adalah: 314.000. per m2 32 Box Terjual 0

Karpet Tile

Regal

431.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Tile

Vegas

366.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Tile

Earth

410.000 per m2 69 Box Terjual 5(1)

Karpet Roll

Milano

276.000 per m2 81 ML Terjual 0

Karpet Tile

New Jersey

366.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Cambridge

491.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Sephora

431.000 per m2 46 Box Terjual 0

Karpet Roll

Bali

103.000 per m2 120 ML Terjual 0

Karpet Roll

Rocha

390.000 per m2 30 ML Terjual 0

Karpet Tile

Belatrix

431.000 per m2 13 Box Terjual 0

Karpet Tile

Nexus

319.000 per m2 26 Box Terjual 0

Karpet Roll

Emperor

155.000 per m2 740 ML Terjual 5(3)

Karpet Roll

Millenium

188.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Bellisimo

366.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Roll

Caprice

276.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Roll

New Breeze Plus

150.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Nasa

366.000 per m2 103 Box Terjual 0

Karpet Tile

Gianyar Impact

492.000 per m2 2 Box Terjual 0

Karpet Tile

Majesty

366.000 per m2 24 Box Terjual 0

Karpet Roll

Columbia

491.000 per m2 72 ML Terjual 0

Karpet Tile

Milford Sound

366.000 per m2 74 Box Terjual 0

Karpet Tile

Victory

260.000 per m2 253 Box Terjual 0

Karpet Roll

Siena

491.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Roll

Finland

617.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Falcon

366.000 per m2 0 Box Terjual 0

Karpet Tile

Serengiti

319.000 per m2 15 Box Terjual 0

Karpet Roll

Hammer

272.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Crayon

366.000 per m2 18 Box Terjual 0

Karpet Roll

Aspen

390.000 per m2 0 ML Terjual 0

Karpet Tile

Depth

319.000 per m2 80 Box Terjual 0